Seputar Ilmu Pengetahuan Bahasa Indonesia

Fajrin.Net

Blog sederhana ini membahas materi bahasa Indonesia. Materi yang disajikan ialah materi untuk sekolah jenjang SMP dan SMA. Selain mengulas tentang materi, blog ini juga membahas perkembangan teknologi pembelajaran. Semoga bermanfaat
KBBI

Kamus yang memuat kelas kata, ragam, bidang, dan bahasa dari berbagai daerah.

PUEBI

Pedoman ejaan pemakaian huruf, penulisan kata, dan pemakaian tanda baca.

Referensi Tambahan

Buku Seri Penyuluhan Bentuk Pilihan Kata, Ejaan, Kalimat, Paragraf, dan Tata Istilah.

RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia jenjang SMP dan SMA.

Mengidentifikasi Struktur dan Kebahasaan Teks Berita

Suatu teks pasti memiliki struktur dan kaidah kebahasaan, salah satunya teks berita. Struktur dan kaidah kebahasaan penting untuk dipelajari karena dapat mengetahui seluk-beluk bentuk suatu teks. Sebagai lanjutan dari postingan awal yakni Kelas 8: Teks Berita (Pengantar), artikel kali ini membahas mengenai cara mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan teks berita.

Struktur Teks Berita

Struktur bisa disebut sebagai kerangka. Struktur teks berita mencakup judul (head line), baris tanggal (date line), teras berita (lead), tubuh berita (body teks), dan kaki berita (leg) (Muslimin, 2019:11). Dalam penulisan, struktur teks berita memfokuskan pada teras berita, tubuh berita, dan kaki berita.

Teras berita (lead) berisi hal yang sangat penting atau utama dan biasanya mengandung what; Tubuh berita berupa lanjutan dari teras berita dan isinya cukup penting; Kaki berita (leg), atau ada yang menyebutnya ekor berita adalah bagian tambahan atau kurang penting. When, where, who, why, dan how bisa terletak di tubuh dan ekor berita. Peletakannya tidak mesti.

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Kaidah kebahasaan dalam berita berarti syarat penulisan berita. Kebahasaan teks berita meliputi bahasa baku, kalimat langsung, konjungsi bahwa, konjungsi temporal dan kronologis, keterangan waktu, dan kata kerja mental (Kosasih, 2017:17).

Pertama, penulisan berita wajib baku. Kedua, penggunaan kalimat langsung juga terkandung dalam teks berita karena mengutip wawancara dari narasumber. Ketiga, konjungsi bahwa digunakan sebagai penerang kalimat. Keempat, konjungsi temporal berhubungan dengan waktu, misalnya ketika dan saat, sedangkan kronologis berhubungan dengan urutan waktu kejadian atau peristiwa, contohnya kemudian, lalu, dan setelah itu. Kelima, keterangan waktu menyangkut when atau kapan peristiwa itu terjadi, seperti pagi, siang, sore, malam, atau tanggal peristiwa. Keenam, verba mental adalah verba yang menyangkut berpikir (kognitif), mengindra (perseptif), menginginkan, dan merasa (afektif) (Halliday, 2004:208).

Verba mental menyangkut berpikir (kognitif) seperti Saya lupa kejadian itu; menyangkut indra (perseptif) contohnya Saya melihat musibah itu; menyangkut keinginan seperti Dia mengharapkan jatah kursi di parlemen; dan contoh mental afektif adalah Saya sebenarnya mencintai dia setulus hati.

Identifikasi Struktur dan Kebahasaan

Perhatikan contoh berita di bawah ini. Berita ini diambil dari web SMP Negeri 4 Klaten.

IHT E-Learning untuk Pembelajaran Daring

SMPN4Klaten - SMP Negeri 4 Klaten melaksanakan in house training (IHT) e-learning untuk persiapan pembelajaran daring tahun ajaran 2020-2021.

Pelaksanaan IHT ini diisi oleh Andri Kurniawan dan diikuti oleh seluruh guru SMP Negeri 4 Klaten, di SMP Negeri 4 Klaten, Sabtu (18/7/20).

Dengan fitur yang lengkap seperti pemberian materi, tugas, dan pengolahan nilai, e-learning ini dapat dimanfaatkan oleh guru SMP Negeri 4 Klaten untuk pembelajaran daring. Hal itu diungkapkan oleh Wakasek Kurikulum SMP Negeri 4 Klaten, Nurbaningsih.

"IHT hari ini yakni mengenai e-learning. E-learning SMP Negeri 4 Klaten memiliki fitur yang lengkap, seperti pemberian materi, tugas, dan pengolahan nilai. Semoga e-learning ini dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran daring," kata Nurbaningsih.

Berkenaan dengan cara penggunaan, seperti membuat akun, mengolah materi, soal, dan nilai, semuanya dipandu oleh Andri Kurniawan.

Agar pelaksanaan IHT ini berjalan dengan lancar dan aman, Nurbaningsih juga mengarahkan para guru SMP Negeri 4 Klaten untuk tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum dan sesuai kegiatan.

"Selanjutnya, mengenai cara penggunaannya, seperti membuat akun, mengolah materi, soal, dan nilai, semuanya dipandu oleh Andri Kurniawan," kata Nurbaningsih, "selain itu, protokol kesehatan covid-19 tetap kita patuhi agar pelaksanaan IHT ini berjalan dengan lancar dan aman."

Identifikasi Struktur

Judul (head line) : IHT E-Learning untuk Pembelajaran Daring
Baris tanggal (date line) : SMPN4Klaten
Teras berita (lead) : Paragraf 1 yakni what
Tubuh berita (body teks) : Paragraf 2 dan 3 yakni who, where, dan when
Kaki berita (leg) : Paragraf 5 dan 6 yakni why dan how

Identifikasi Kebahasaan

Penulisan baku : Baku semua
Kalimat langsung : Paragraf 4 dan 7
Konjungsi bahwa : Tidak ada
Konjungsi temporal : Tidak ada
Konjungsi kronologis : Tidak ada
Keterangan waktu : Sabtu (18/7/20) (paragraf 2)
Verba mental : (1) Hal itu diungkapkan oleh Wakasek Kurikulum SMP Negeri 4 Klaten, Nurbaningsih; (2) Nurbaningsih juga mengarahkan para guru SMP Negeri 4 Klaten untuk tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum dan sesuai kegiatan.

Referensi
Halliday, M.A.K., and C.M.I.M. Matthiessen. (2004). An introduction to functional grammar, 3d ed. London: Arnold.
Kosasih, E. (2017). Buku Bahasa Indonesia Siswa Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Muslimin, Khoirul. (2019). Jurnalistik Dasar: Jurus Jitu Menulis Berita, Feature Biografi, Artikel Populer, dan Editorial. Yogyakarta: Lingkar Media.
Fajrin Ilham H. Pengajar Bahasa Indonesia asal Klaten, Jawa Tengah, Indonesia.
Buka Komentar

NEWSLETTER